Mengenal New Wave Marketing Era Baru dalam Dunia Marketing

new wave marketing

Tanpa disadari, dunia terus berubah. Bahkan, tidak jarang perubahan terjadi secara mengejutkan dan sangat cepat. Perubahan tersebut juga dialami oleh dunia bisnis, khususnya pada bidang pemasaran. Kini, terdapat istilah horizontalisasi pada dunia pemasaran, yaitu dimana posisi konsumen dan produsen kini sejajar. Seorang produsen tidak bisa lagi mengatur atau bahkan membohongi konsumen. Bagaimana tidak? Saat ini, konsumen tampil dengan lebih cerdas. Oleh karena itu, strategi marketing dalam bisnis pun semakin bergeser dan berubah. Hal ini dikenal dengan istilah new wave marketing.

Apa Itu New Wave Marketing?

new wave marketing
Era Baru dalam Dunia Marketing

New wave marketing adalah sebuah dekonstruksi pada pendekatan marketing tradisional yang sifatnya vertikal. Pendekatan vertikal maksudnya adalah pendekatan pemasaran yang memanfaatkan media massa seperti radio, televisi, koran, dan jenis media lainnya yang arahnya one-way. Pendekatan vertikal ini tidak memungkinkan adanya kesempatan interaksi yang intens antara konsumen dengan sebuah brand atau merek. Dalam pendekatan vertikal, para konsumen semacam menjadi objek penderita yang selalu dijadikan target market oleh para pelaku bisnis.

Pada beberapa tahun terakhir ini, barulah muncul media-media baru seperti blog, instant messaging, internet forum, crowdsourcing, picture-sharing,  wikis, message boards, podcast, vlog, dan music-sharing. Media-media tersebut menjadi pendekatan horizontal yang saat ini semakin banyak dijalankan oleh para marketer. Tools serta media-media baru tersebut memberikan kesempatan kepada para konsumen agar bisa berinteraksi secara intens, mengekspresikan aspirasinya, membentuk komunitas, hingga bisa berkeluh-kesah.

Salah satu contoh yang paling mudah adalah blog. Dengan adanya blog, maka Anda bisa menulis inovasi dan ide apa saja muncul di kepala. Apabila ide-ide tersebut sudah berhasil dituangkan ke dalam tulisan blog, Anda bisa mengajak teman-teman yang lain untuk ikut aktif berpartisipasi, berdiskusi, memberi komentar, memberi tanggapan, hingga menuangkan ide pada ide tulisan yang Anda buat. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan dengan fungsi website yang dulu kita kenal, yaitu hanya sebatas sebagai tempat untuk mencari informasi saja. Nah, contoh lain selain blog adalah social media seperti Facebook, Youtube, Instagram, Myspace, Flickr, Friendster, dan Second Life yang memungkinkan para konsumen bisa terlibat dan berinteraksi secara intens.

Pola Interaksi Baru Kepada Pelanggan Bisnis

new wave marketing
Pola Interaksi Baru Antar Pelanggan

Dengan semakin berkembangnya media baru yang berbasis internet, dunia marketing kini telah memasuki era baru yang tidak pernah terpikirkan akan terjadi sebelumnya. Mengapa? Melalui media baru berbasis internet, marketer selain bisa mempengaruhi konsumen, juga bisa membangun komunitas para pelanggan, membangun dialog dan interaksi dengan para konsumen, menciptakan loyalitas, mengembangkan produk terbaru menggunakan pendekatan horizontal, serta bisa melakukan riset yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku terbaru konsumen saat ini. 

Sangat berbeda dengan pendekatan marketing tradisional, pendekatan marketing yang baru ini mengarah pada sifat yang horizontal. Artinya, menggunakan arah two-way serta sangat interaktif. Pendekatan marketing horizontal juga bersifat “many-to-many”. Hal ini karena terjadinya interaksi di dalam komunitas. Nah, yang paling penting adalah biayanya rendah, tetapi sangat efisien dan efektif, sehingga disebut dengan istilah ”low budget, high impact”.

New wave marketing tentunya menjadi dunia baru yang sangat indah bagi marketer di seluruh dunia, termasuk di indonesia. Bagaimana tidak? Strategi pendekatan marketing yang satu ini telah menjadi lahan baru yang sangat luas potensinya. Maka dari itu, tidak heran jika pendekatan vertikal kini kian usang dan mulai ditinggalkan. Saat ini, semakin banyak marketer yang memilih pendekatan horizontal karena terbukti menjanjikan dan menguntungkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*