Berbagai Kriteria Dan Tugas Marketing Lending yang Handal

marketing lending

Marketing lending merupakan salah satu fungsi pekerjaan dalam dunia perbankan. Pada umumnya, tugas para pekerja di bidang ini adalah  bertugas untuk menyalurkan kembali dana yang sudah dihimpun oleh bagian marketing funding kepada instansi, lembaga, masyarakat, atau pihak swasta, baik dalam bentuk kredit atau pinjaman. Lalu, bagaimana dengan tugas dan fungsi lainnya? Yuk, simak ulasan berikut!

Tugas Dan Fungsi Seorang Marketing Lending

marketing lending
Berhubungan Langsung dengan Nasabah

Fungsi utama marketing lending  adalah mencari pihak ketiga yang berperan sebagai nasabah. Dalam hal ini, nasabah yang dimaksud adalah mereka yang sedang membutuhkan dana, baik untuk kepentingan individu atau kepentingan lain seperti mengembangkan perusahaan. Untuk mendapatkan dana pinjaman, tentunya nasabah harus memenuhi syarat dan ketentuan peminjaman.

Selain itu, mereka juga bertanggung jawab untuk pencapaian target pembiayaan. Oleh karena itu, seseorang yang berprofesi sebagai seorang marketing lender harus memiliki kemampuan menganalisis yang sangat baik mengenai pembiayaan. Seluruh proses dan realisasi pembiayaan para nasabah juga dikerjakan oleh seorang marketing lending .

Dalam menawarkan produk, mereka biasanya menawarkan beberapa daya tarik untuk calon nasabahnya. Beberapa penawaran yang diberikan dapat berupa bunga bank. Selain itu, ada juga penawaran bagi hasil yang menguntungkan para nasabah. Pinjaman dana ini tentunya melalui proses yang sangat mudah serta tidak berbelit-belit.

Ada beberapa jenis landing atau penyaluran dana yang diberikan melalui produk pinjaman. Beberapa produk pinjaman yang ditawarkan antara lain work capital, program credit, employee program credit, investment credit, safe deposit box, local l/c, pembayaran layanan umum, transfer, small enterprise credit, serta transaksi valuta asing. 

Kriteria Wajib yang Harus Dimiliki 

marketing lending
Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Baik

Dalam dunia perbankan, seseorang yang bertugas sebagai marketing lending  harus sanggup menyalurkan dana kredit atau menjual dana kepada para nasabah, baik nasabah baru atau nasabah lama. Mereka juga biasanya memiliki target pembiayaan di mana besarnya tergantung dari kebijakan setiap jenis bank itu sendiri.

Peran mereka sangatlah penting dalam hubungannya dengan nasabah dan penyaluran dana. Oleh sebab itu, seorang yang bekerja dalam bidang ini harus memiliki kompetensi yang tinggi dan handal. Selain itu, harus memiliki kriteria soft skill yang memadai. 

Nah, salah satu kriteria yang wajib dimiliki oleh seorang marketing lending adalah harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Seorang yang bekerja dalam bidang ini juga akan semakin mendapatkan nilai plus jika menguasai beberapa bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Selain itu, kriteria lain yang harus dimiliki adalah dapat bekerja baik secara individu maupun bekerjasama dalam sebuah tim, memiliki kemampuan untuk menjalin dan menjaga hubungan baik dengan para nasabah atau calon nasabah, mampu berorientasi pada target dana kredit atau pembiayaan, dan sanggup menjalankan tugas dan kewajiban pekerjaan di bawah tekanan. 

Untuk menjadi seorang marketing lending yang baik, tentunya Anda harus memiliki kemampuan soft skill yang telah disebutkan di atas. Namun, jangan khawatir jika Anda belum merasa menguasai soft skill tersebut karena semua pekerjaan bisa Anda pelajari. Dengan seiring berjalannya waktu dan Anda terus bekerja keras, menjadi seorang marketing lending yang profesional bukanlah suatu yang mustahil untuk diwujudkan. 

Itulah informasi mengenai marketing lending serta berbagai tugas, kewajiban, serta kriteria yang dibutuhkan untuk menekuni bidang tersebut dengan handal. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat untuk Anda ya!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*