Keuntungan Menggunakan Jasa Outsourcing untuk Perusahaan

Bagi perusahaan besar, tenaga kerja merupakan salah satu yang penting untuk diperhatikan. Selain tenaga kerja full-time, kontrak, dan juga freelance, ada juga tenaga kerja dengan jasa outsourcing yang direkrut dari pihak ketiga.

Tenaga kerja outsource ini bisa menjadi solusi untuk kebutuhan sumber daya manusia dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan teknis. Ada sistem kerja yang sedikit berbeda dalam merekrut tenaga kerja outsource ini.

Lengkap dengan penjelasan mengenai apa itu outsourcing, berikut informasi seputar outsourcing!

Apa Itu Outsourcing? Jasa outsourcing adalah penggunaan tenaga kerja dari pihak ketiga untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Saat merekrut pekerja outsource ini, perusahaan dapat bekerja sama dengan perusahaan outsource.

Lalu bagaimana sistem kerja outsourcing? Definisi dan aturan pekerjaan untuk outsourcing sebenarnya tidak disebutkan secara spesifik dalam Undang-undang Ketenagakerjaan. Namun, pada pasal 64 disebutkan bahwa “Perusahaan dapat menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lainnya melalui suatu perjanjian pemborongan pekerjaan atau penyediaan jasa pekerja atau buruh yang dibuat secara tertulis.”

Perekrutan karyawan outsourcing ini dilakukan oleh perusahaan outsource. Perusahaan outsource sendiri merupakan perusahaan penyedia jasa outsourcing dan menyalurkan tenaga kerja dengan keahlian tertentu ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan.

Karyawan outsource yang bekerja dengan sistem kontrak umumnya dibagi menjadi 2 menurut undang-undang, yaitu Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan juga Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). Pasal 65 ayat (2) undang-undang no 13 tahun 2003 menjelaskan mengenai Ketenagakerjaan, menyebutkan beberapa poin jenis pekerjaan yang bisa dilakukan oleh pekerja outsourcing, yaitu:

-Dilakukan secara terpisah dari kegiatan kerja utama;

-Dilakukan melalui perintah langsung atau tidak langsung dari perusahaan pemberi pekerjaan;

-Merupakan kegiatan penunjang bagi perusahaan secara keseluruhan; dan

-Tidak menghambat proses produksi perusahaan secara langsung

Intinya, karyawan outsourcing hanya bisa direkrut untuk mengerjakan suatu pekerjaan di luar pekerjaan inti perusahaan pengguna jasa tersebut. Beberapa contoh pekerjaan yang bisa dilakukan oleh karyawan outsourcing seperti penjaga kebersihan, keamanan, penyedia makanan (catering), pekerja di pabrik, kurir atau supir, hingga petugas manajemen fasilitas.

Adapun keuntungan outsourcing diantaranya:

Menghemat Anggaran untuk Memberikan Pelatihan

Seringkali, karyawan outsourcing sudah memiliki keahlian spesifik yang dibutuhkan perusahaan, seperti keahlian membersihkan atau mengorganisir barang. Perusahaan yang membutuhkan jasa outsourcing bisa menghemat anggaran untuk memberikan pelatihan.

Apa Keuntungan Menggunakan Jasa Outsource?

Mengurangi Beban Rekrutmen

Semua urusan seleksi karyawan outsourcing dilakukan oleh perusahaan penyedia karyawan outsourcing. Sedangkan perusahaan yang membutuhkan jasa outsource bisa mendapatkan karyawan-karyawan outsource terpilih dari perusahaan outsourcing.

Fokus Mengurus Kegiatan Inti Bisnis

Ketika menggunakan tenaga kerja outsource, maka perusahaan tidak perlu lagi khawatir tentang pekerjaan teknis sehari-hari yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan inti bisnis. Hal ini dikarenakan semuanya sudah diurus oleh tenaga kerja outsource, sehingga tidak perlu lagi mencari tenaga kerja khusus, mengadakan training, atau mengalokasikan rekrutmen untuk posisi-posisi tertentu.

Adapun kekurangan jika menggunakan karyawan outsource adalah kontrak kerja yang relatif singkat. Hal ini akan cukup merepotkan perusahaan, karena harus sering memperbarui kontrak atau mencari perusahaan outsource lainnya untuk menyediakan tenaga kerja outsource yang baru. Jika merekrut tenaga kerja yang baru, akan dibutuhkan waktu lagi untuk peralihan tugas dan proses rekrutmen.

Selain itu, perusahaan yang menggunakan tenaga kerja outsourcing ini berpotensi untuk mengalami ketergantungan. Hal ini mungkin terjadi jika ada sistem atau cara kerja yang dirahasiakan oleh perusahaan outsource, sehingga perusahaan yang menggunakan jasa outsourcing tidak bisa asal mengetahui hal tersebut.

Itulah beberapa informasi tentang outsourcing yang dapat menguntungkan perusahaan. Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*