Mengenal Tren Bisnis Versi Indonesia Marketing Association (IMA)

indonesia marketing association

Bicara mengenai dunia marketing, tentu aktivitas di dalamnya bukan sekadar berjualan saja. Menekuni dunia marketing artinya kamu harus siap menghadapi pasar yang selalu berubah setiap harinya. Oleh karena itu, Indonesia Marketing Association (IMA) memberi sebuah panduan untuk para marketer mengenai trend pemasaran yang sedang populer di pasar Indonesia atau di Asia Tenggara.

Lalu sebenarnya, apa itu marketing association? Asosiasi Pemasaran Indonesia merupakan sebuah organisasi yang berfokus pada aktivitas pengembangan pemasaran sebagai suatu profesi. IMA melakukan kegiatan-kegiatan yang meliputi berbagai acara serta inisiatif intelektual yang berhubungan dengan penciptaan jenjang karir, aneka pengetahuan, serta memperbaiki teknik dan trend pemasaran yang menggunakan konsep pemasaran ke seluruh wilayah nusantara.

Inilah 3 Tren Marketing Versi Indonesia Marketing Association (IMA)

Berbagai macam tren bisnis mulai hadir sebagai antisipasi untuk menghadapi persaingan bisnis yang sangat menantang di tahun 2019. Tren pemasaran memang menjadi kunci sangat penting untuk memasarkan sebuah bisnis agar dapat tumbuh secara signifikan. 

De Yong Adrian, presiden IMA menyatakan bahwa perubahan tren bisnis yang terjadi setiap tahun sangat perlu untuk diantisipasi oleh para marketer agar mereka semua bisa menyesuaikan diri. Tren bisnis pada tahun 2019 didominasi oleh penggunaan teknologi. Berikut ini adalah beberapa tren marketing yang terjadi sepanjang tahun 2019:

1. Tren Pembayaran Digital Semakin Masif

indonesia marketing association
Pembayaran Digital

Setelah dirasakan kegunaan dan manfaatnya oleh para pengguna e-commerce, pembayaran melalui platform digital kini memiliki peran baru bagi masyarakat. Banyak institusi dan perusahaan yang mencoba menggunakan tren pembayaran digital sebagai jaringan distribusi pinjaman dan kredit mikro. Dengan sistem digital, institusi pemberi pinjaman akan memiliki catatan yang lebih akurat mengenai kebiasaan berbelanja serta pengeluaran para kreditur. Cara ini tentunya dapat meminimalisir risiko tersendatnya aliran pembayaran pada sektor mikro. 

2. Tren Pasar Halal Semakin Kompetitif

indonesia marketing association
Produk-produk Halal

Meningkatnya tren gaya hidup halal di negara Indonesia sangat mendorong semakin ketatnya persaingan bisnis di bidang ini. Bahkan, negara yang ikut bersaing bukan hanya dari negara yang mayoritas muslim, melainkan banyak negara muslim minoritas yang juga ikut meramaikan trend ini. Indonesia merupakan salah satu negara yang dapat mengembangkan sektor pasar halal. Bahkan, bukan hanya menjadi pasar saja, melainkan juga dapat menancapkan eksistensinya di dunia dengan memproduksi aneka produk halal yang berkualitas.

3. Penyedia Destinasi Wisata Kian Bertambah

indonesia marketing association
Bisnis Pariwisata

Jika dahulu para turis hanya tertarik dengan wilayah wisata alam yang indah serta suatu budaya yang unik, maka sekarang tidak lagi. Hal ini karena kehadiran sosial media yang dapat menunjukkan bahwa berbagai atraksi buatan manusia juga bisa menjadi pouler dengan cara aktif di-share pada berbagai platform media sosial. Bahkan, wilayah alam yang sebelumnya tidak diperuntukkan sebagai destinasi wisata juga dapat berubah menjadi wisata alam yang mampu menarik kedatangan para turis.

Hal ini tidak lain karena wilayah alam tersebut sukses menjadi populer media sosial. Fenomena ini mendorong pertumbuhan destinasi baru yang semakin banyak di Indonesia. Dengan tren ini, para turis tidak hanya berkumpul di satu wilayah atau titik wisata saja, melainkan tersebar di berbagai wisata indah yang kini semakin berkembang di Indonesia.

Itulah 3 tren bisnis 2019 versi  Indonesia Marketing Association (IMA). Selain ketiga tren tersebut, masih banyak tren marketing lainnya yang sedang populer di Indonesia. Mengingat bahwa persaingan bisnis di Indonesia semakin ketat, tentunya semua pemilik bisnis harus lebih peka melihat tren yang sedang berkembang, sehingga bisnisnya tidak akan ketinggalan zaman. 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*